Beberapa jenis makanan dari bahan pangan hasil samping

  • Pengertian 

Bahan baku berupa daging hasil perikanan dan peternakan merupakan bahan pangan utama manusia, sedangkan bagian tulang, jeroan, kaki, dan sisik, bagian tubuh yang jarang dimakan, tetapi masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan hasil samping dari hasil perikanan dan peternakan masih memiliki kandungan gizi sehingga dapat dimanfaatkan hasil samping pangan.

Sebagai olahan pangan siap konsumsi. Hampir semua bagian dari bahan pangan hasil perikanan dan peternakan dapat dimanfaatkan manusia. Hal ini menunjukkan betapa Tuhan yang Maha Esa menciptakan kebutuhan makanan bagi manusia dengan baik. Anugrah Tuhan yang patut kita syukuri selalu.

Hasil samping dari bahan pangan hasil perikanan dan peternakan dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi makanan siap konsumsi seperti mie bakso dan ceker ayam, keripik ceker ayam, kerupuk kulit ikan, kerupuk kulit sapi, keripik usus ayam, gulai kepala ikan kakap, rempeyek sisik ikan, dan lain - lain.

  • Jenis dan manfaat
Jenis bahan baku yang digunakan untuk membuat makanan dari hasil samping perikanan dan peternakan, yaitu:
  1. Kepala ikan
  2. Kulit ikan
  3. Ceker ayam
  4. Tulang ikan
Teknik pengolahan makanan hasil samping dari bahan baku hasil perikanan dan peternakan melalui beberapa proses, seperti:
  • Penggorengan
Penggorengan adalah cara memasak makanan dengan menggunakan minyak atau lemak (margarin, shortening, mentega) sebagai medium penghantar panas. Lemak sama dengan minyak, dan hanya berbeda wujud karena perbedaan titik lebur.
Aneka jenis ikan laut, daging ayam, keripik ceker, dan lain- lain adalah beberapa jenis olahan pangan yang antara lain dimatangkan dengan teknik digoreng.
  • Pengeringan
Pengeringan merupakan metode tertua untuk mengawetkan bahan pangan maupun non-pangan. Pada pengeringan bahan pangan akan terjadi penurunan kadar air sampai kadar air tertentu sesuai dengan dikehendaki. Selama pengeringan, terjadi penguapan air yang terdapat dalam bahan pangan. Oleh sebab itu, bahan yang di keringkan akan terjaga keawetannya karena kandungan airnya rendah sehingga organisme pembusuk tidak dapat tumbuh dan berkembang biak. Pengeringan dapat dilakukan dengan cara mengeringkan bahan pangan dibawah sinar matahari maupun dengan menggunakan alat pengering.
Selain manfaat diatas pengeringan bahan pangan juga bertujuan untuk memperkecil volume tempat penyimpanan dibandingkan dengan bahan pangan masih segar. Disampaikan itu, bahan pangan kering akan tahan lama bila disimpan dan lebih efisien dalam proses pengangkutan maupun distribusi.
  • Penggilingan
Penggilingan tulang ikan dikerjakan pada ikan yang memiliki ukuran sedang serta besar. Ikan yang memikiki tulang ukuran kecil tidak mesti digiling. Sebaiknya tulang ikan yang akan digiling dilakukan proses pengeringan terlebih dahulu agar kadar airnya berkurang.
  • Perebusan
Perebusan adalah proses pemasakan bahan baku dengan menggunakan media air panas. Perebusan bertujuan untuk mematangkan bahan pangan sehingga diperoleh sifat organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur) dari bahan yang diinginkan. Perebusan dilakukan dengan mencelupkan bahan pangan kedalam air mendidih (100°c) dengan waktu yang bervariasi tergantung sifat, jenis, dan ukuran bahan.

  • Tahapan pengolahan.
Pengolahan hasil samping dari hasil peternakan dan perikanan yang di olah menjadi produk pangan bertujuan untuk membuat produk pangan lebih variatif, dan memaksimalkan pengolahan hasil peternakan dan perikanan dengan prosedur pengolahan relatif mudah dan biaya yang terjangkau.
Berikut ini merupakan contoh pengolahan bahan hasil samping pengolahan ikan menjadi produk pangan cemilan dengan berbahan baku tulang ikan yang diolah menjadi kerupuk ikan, kerupuk akan diolah dengan teknik menggoreng. Kerupuk ikan ini dapat dinikmati sebagai teman makan nasi atau sebagai camilan.
Perencanaan dalam pengolahan membuat kerupuk tulang ikan juga tetap harus dibuat, (lihatlah urutan perencanaan pada pengolahan ikan). Susunan tertib pengerjaan pada pengolahan dendeng sapi sambel ijo yaitu:
  1. Menentukan baguan - bagian yang akan digunakan untuk membuat produk pangan hasil samping pengolahan hasil perikanan.
  2. Menyusun rancangan produk yang akan dibuat.
  3. Menyusun kebutuhan alat dan bahan disesuaikan dengan produk pangan hasil samping pengolahan hasil perikanan yabg ingin dibuat.
  4. Menyusun jadwal pembuatan produk pangan hasil samping pengolahan hasil perikanan.
  5. Menentukan tugas tiap individu

0 Response to "Beberapa jenis makanan dari bahan pangan hasil samping"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel