Pengertian Riba

 Riba menurut bahasa artinya lebih atau bertambah. Adapun riba menurut syara' adalah tambahan pembayaran tanpa ada ganti  atau imbalan yang di isyaratkan bagi salah seorang dari dua orang mengadakan transaksi.

Contoh transaksi riba:
Anik membutuhkan modal Rp 1.000.000,00( satu juta rupiah) untuk berjualan roti. Anik meminjam uang sebagai modal berjualan roti kepada Yesi. Yesi bersedia memberikan pinjamannya kepad Anik Rp 1.000.000,00 ( satu juta rupiah),. Asalkan Anik nantinya mengembalikan pinjamannya sejumlah Rp 1.500.000,00 ( satu juta lima ratus ribu rupiah). Yesi tidak mau tahu apakah usaha itu nantinya untung atau rugi.

Praktik transaksi yang di lakukan Anik dan yesi adalah riba, sebab (1) memberatkan Anik, karena harus mengembalikan pinjaman Rp 1.500.000,00 tambah (50%). (2) tambahan sebesar Rp 500.000,00 itu atau kemauan sebelah pihak, yaitu yesi sebagai pemberi pinjaman.

Contoh transaksi yang tidak mengandung riba: 

Ahmad merintis peternakan ayam petelur. Modal yabg dibutuhkan Ahmad Rp 2.500.000,00 ( dua juta lima ratus ribu rupiah). Selanjutnya Ahmad meminjam BPR syariah Meru. Dalam akad perjanjian disepakati nisbah bagi hasil dari keuntungan 80:20 ( 80%) untuk pengelola dan 20% untuk pemilik modal).

Setelah usaha berjalan, Ahmad mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 200.000,00/bulan. Jadi dalam setahun Ahmad mendapatkan keuntungan Rp 200.000,00× 12 bulan= Rp 2.400.000,00.

Berdasarkan kesepakatan nisbah bagi hasil = 80 : 20 maka di dapatkan hasil sebagai berikut. 
  • Pengelola ( Ahmad ) memperoleh= 80% × Rp2.400.000,00= Rp 1.920.000,00
  • Pemilik modal (BPRS Meru) memperoleh= 20% × 2.400.000,00= Rp480.000,00
Jumlah = Rp2.400.000,00
Dari hasil perhitungan di atas maka Ahmas hasul mengembalikan Rp 2.980.000,00 terdiri dari pinjaman pokok Rp2.500.000,00 dsn nisbah bagi hasil untuk BPRS Meru Rp480.000,00 adalah bukan riba, sebab perhitungan keuntungan tersebut sesuai kesepakatan kedua belah pihak ( Ahmad dan BPRS) dan ada unsur saling menguntungkan/tidak ads yang di rugikan.


0 Response to "Pengertian Riba"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel