Pengemasan kerajinan bahan campuran

 Kemasan merupakan sentuhan akhir dari sebuah proses. Pada karya modifikasi kerajinan berbasis media campuran ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari karya. Tidak semua kerajinan dapat dibuat kemasan, terkadang karena ukurannya yang sangat besar karya tidak bisa dibuat kemasan. Oleh sebab itu kemasan dapat dilakukan pada karya-karya yang berukuran kecil hingga sedang, yang mudah dibawa.

Tetaplah mengikuti prinsip bahwa semua bergantung kepada Cocok atau tidaknya sebuah produk pada kemasan nya. Perlu diingat keempat Fungsi kemasan yang telah dibahas pada bagian terdahulu. Prinsip desain berkelanjutan tetap terus menjadi prioritas, meskipun yang dibuat adalah kemasan, perlu dipikirkan agar kemasan tidak langsung dibuang namun dapat digunakan untuk fungsi lain oleh konsumen. Dengan demikian penting untuk memikirkan bentuk kemasan yang menarik untuk dibuat.

Kemasan dapat diartikan sebagai wadah atau pembungkus yang berguna untuk mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan pada bahan yang dikemas atau yang dibungkus nya.

Tujuan pengemasan karya kerajinan

  1. Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan.
  2. Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen.
  3. Kemasan dapat mendukung program pemasaran.
  4. Melalui kemasan, indentifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing.
  5. Kemasan merupakan suatu cara untuk menaikkan lama perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus membuat kemasan semenarik mungkin.
Manfaat karya kerajinan antara lain:
  1. Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca.
  2. B kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan produknya (ciri pembedaan produk)
  3. Kemasan yang menarik dapat menarik perhatian konsumen (menambah daya tarik produk) .
  4. Kemasan dapat menambah nilai jual produk.

Jenis bahan kemasan Karya kerajinan

  • Kemasan kertas.

Kemasan kertas merupakan kemasan fleksibel yang pertama sebelum ditemukan nya plastik dab alumunium foil. Saat ini kemasan kertas masih banyak digunakan dan mampu bersaing dengan kemasan lain seperti plastik dan logam karena harganya yang murah, mudah diperoleh, dan penggunaan nya yang luas. Kelemahan kemasan kertas untuk mengemas adalah sifatnya yang sensitif terhadap air dan mudah dipengaruhi kelembaban udara lingkungan.

  • Kemasan kayu
Desain kemasan kayu bergantung pada sifat dan berat produk, konstruksi kemasan , bahan kemasan, dan kekuatan kemasan, dimensi kemasan, metode dan kekuatan. Penggunaan kemasan kayu baik berupa peti ,tong kayu atau palet sangat umum didalam transportasi berbagai berbagai komoditas dalam perdagangan internasional. Pengiriman produk kerajinan seperti keramik sering dibungkus dengan peti kayu agar dapat melindungi keramik dari resiko pecah.
  • Kemasan plastik.
Kemasan yang paling banyak kita temui adalah kemasan plastik. Beberapa jenis kemasan plastik yang dikenal adalah polietilen, polipropilen, poliester, nilon, fan vinil film.
Enam puluh persen penjualan plastik yang ada di dunia menggunakan kemasan plastik polisterin, polipropilen, polivilin klorida, dan akrilik.

0 Response to "Pengemasan kerajinan bahan campuran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel