Wadah budidaya ikan hias
Siapkan wadah budidaya sesuai dengan jenis ikan yang akan dibudidayakan dan lokasi budidaya wadah bisa berupa kolam, bak, atau jaring apung/keramba jaring apung/tancap. Lakukan persiapan wadah budidaya dengan cara pengeringan, pemupukan, pengecekan saluran air, pemeriksaan kualitas air jenis, dan sanitasi.
Jenis-jenis wadah budidaya ikan hias antara lain:
- Kolam
Desain dan konstruksi kolamDesain kolam bisa berbentuk persegi, persegi panjang, lingkaran, trapesium, segitiga,bahkan bentuk tidak beraturan. Ham tersebut disesuaikan dengan kondisi lahan dan lokasi. Bentuk kolam yang umum digunakan adalah persegi dan persegi panjang.Perlu diperhatikan tentang persyaratan teknis konstruksi kolam. Kolam yang akan digunakan sebaiknya mempunyai pematang kolam, dasar kolam, dsn pintu air.
Pematang kolam dibuat untuk menahan massa air didalam kolam agar tidak keluar, tanah yang cocok untuk membuat pematang adalah tanah liat. Tanah liat memiliki sifat lengket, tidak poros, tidak mudah pecah dan mampu menahan air. Ukuran pematang disesuaikan dengan dengan ukuran pematang disesuaikan dengan ukuran kolam. Jenis tanah untuk pematang harus kompak dan kedap air agar pematang tidan mudah bocor. Dasar kolam dibuat miring menuju saluran pembuangan air. Saluran air dibuat keliling (ceren) dan tengah (kamalir). Saluran air ini dibuat miring kearah saluran pembuangan air untuk memudahkan pengeringan kolam dan pemanenan ikan.
Pintu air pada kolam terdiri dari pintu masuk dan keluar yang terpisah. Letak pintu pemasukan dan pengeluaran air sebaiknya berada ditengah tengah sisi kolam terpendek agar air dalam kolam dapat berganti seluruhnya.
2. Bak.
Desain Dan konstruksi bak.
Desain dan konstruksi bak pada dasarnya hampir sama dengan kolam. Desain dan konstruksi bak terpal) plastik banyak digunakan dalam kegiatan budidayakan ikan hias. Dilakukan untuk menyiasati lahan yang terbatas dan kemudahan dalam proses pemeliharaan ikan hias. Desain dan konstruksi bak terpal/plastik disesuaikan dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan,yaitu:
- Jenis ikan hias yang akan dibudidayakan
- Tahapan budidaya pembenihan atau pembesaran.
- Keseimbangan antara volume air dan penyangga bak harus kuat.
- Dasar peletakan untuk bak terpal/ plastik harus rata agar tidak mudah bocor. Hal ini bisa dilakukan dengan meratakan tanah terlebih dahulu kemudian diberikan sekam.
- Ukuran bak disesuaikan dengan ketersediaan lahan.
- Distribusi air dan pengeluaran limbah produksi.
- Adanya jalur panen dan akses pengelolaan ikan.
3. Akuarium.
Desain dan konstruksi akuarium
Bentuk akuarium yang biasa digunakan adalah bentuk segi empat, trapesium, segi enam, segi delapan, elips, dan botol. Setelah mengetahui bentuknya hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran ketebalan area berkisar antara antara 3mm - 16mm. Ukuran ketebalan kaca untuk dasar akuarium sebaiknya ditambah 1-2mm. Semakin besar ukuran akuarium maka semakin tebal ukuran kaca.


0 Response to "Wadah budidaya ikan hias"
Post a Comment