Sejarah Singkat Kerajaan Malaka


2. Kerajaan Malaka
Kerajaan Malaka merupakan sebuah kerajaan Islam yang menguasai wilayah Semenanjung Malaka dan Riau. Raja - raja yang memerintah Kerajaan Malaka sebagai berikut.

A. Iskandar Syah
      Iskandad Syah merupakan raja pertama Kerajaan Malaka. Berdasarkan sumber sejarah yang ada. Pada awalnya, Iskandar Syah adalah seorang pangeran dari kerajaan Majapahit yang melarikan diri setelah majapahit kalah dalam perang paregreg. Nama asli Iskandar Syah adalah Paramisora. Ia melarikan diri bersama pengikutnya ke Semenanjung Malaya dan membangun kerajaan baru yang kemudian diberi nama Malaka.
   Kerajaan Malaka merupakan kerajaan  Islam kedua setelah kerajaan Samudera Pasai. Berkembang kegiatan perdagangan dan pelayaran di kerajaan Malaka banyak di dukung oleh para pedagang Islam dari Arab dan India. Kerajaan Malaka pun banyak mendapatkan pengaruh budaya Islam dari kedua daerah ini. Nama iskandar syah sendiri merupakan nama Islam yang diperoleh setelah ia menjadi pemeluk Islam. Pada periode kekuasaan Raja Iskandar Syah (1396 - 1414 ), kerajaan Malaka berkembang sebagai salah satu kerajaan Islam terbesar yang di segani kerajaan lain di sekitarnya.

B. Muhammad Iskandar Syah
     Muhammad Iskandad Syah  merupakan putra mahkota Kerajaan Malaka yang naik tahta menggantikan ayahnya, Iskandar Syah. Begitu berkuasa, ia melanjutkan cita - cita ayahnya untuk memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Malaka. Ia berhasil menguasai wilayah Semenanjung Malaya.

      Selama memerintah Malaka, Muhammad Iskandad Syah  berhasil memajukan bidang perdagangan dan pelayaran. Ia juga berhasil menguasai jalur perdagangan dikawasan  Selat Malaka dengan menggunakan taktik perkawinan putri Raja kerajaan Samudera Pasai dengan tujuan menundukan kerajaan Samudera Pasai secara politis. Setelah mendapatkan kekuasaan politik Kerajaan Samudera Pasai, barukah ia menguasai wilayah perdagangan dan pelayaran di sekitarnya. Muhammad Iskandae Syah berkuasa dari tahun 1414 M hinhga 1424 M.

C. Sultan Muzafar Syah
      Sultan muzafar Syah memerintah kerajaan Malaka dari tahun 1424 hingga tahun 1458 M. Ia menggantikan  Muhammad Iskandar Syah setelah menyingkirkan dari tahta Kerajaan Malaka melalui sebuah kemelut politik. Setelah menguasai tahta kerajaan, Muzafar Yah menggunakan gelae Sultan yang merupakan gelar raja - raja dikerajaan Islam.
        Sumber sejarah tentang sultan Muzafar Syah menyebutkan bahwa pada masa kekuasaannya, kerajaan Malaka mendapatkan serangan dari Kerajaan Siam. Namun, serangan ini dapat digagalkan oleh kerajaan Malaka. Keberhasilannya dalam menghadapi serangan Kerajaan Siam ini selanjutnya makin mengukuhkan kebesaran Kerajaan Malaka sebagai penguasa jalur daerah kekuasaannya hingga ke Pahang, Indragiri, dan Kampar.

D. Sultan Mansyur Syah
      Setelah Sultan Muzafar Syah wafat, ia digantikan oleh putranya Sultan Mansyur Syah. Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Malaka berhasil menguasai kerajaan Siam sebagai bagian taktik memperluas wilayah kekuasaan dan mengukuhkan kebesarannya diantara kerajaan - kerajaan lain di sekitarnya.

     Namun demikian, Sultan Mansyur Syah tidak menyerang Kerajaan Samudera Pasai yang merupakan kerajaan Islam. Hal ini merupakan salah satu kebijakan politik Sultan Mansyur Syah untuk menjalin hubungan dengan kerajaan - kerajaan Islam yang ada disekitarnya. Sultan Mansyur Syah berkuasa dari tahun 1458 hingga 1477 M.

E. Sultan Alauddin Syah
      Setelah Sultan Mansyur Syah wafat, ia digantikan putranya yang bernama Sultan alauddin Syah. Pada masa pemerintahannya, perekonomian Kerajaan Malaka dalam kondisi cukup stabil. Arus perdagangan dan pelayaran disekitar pelabuhan Malaka masih cukup ramai. Sebagai pusat perdagangan diwilayah Asia tenggara, kerajaan Malaka masih menduduki peran yang Strategis.

    Namun secara politis, selama masa pemerintahan Sultan Alauddin Syah, Kerajaan Malaka bisa dikatakan mulai mengalami kemunduran. Banyak daerah yang taklukan kerajaan Malaka yang melepaskan diri. Perang dan pemberontakan dibanyak kerajaan dibawah kekuasaan kerajaan Malaka. Sultan Alauddin Syah berkuasa dari tahun 1477 hingga 1488 M.

F. Sultan Mahmud Syah
      Sultan Mahmud Syah menggantikan ayahnnya, Sultan Alauddin Syah yang meninggal pada tahun 1488 M. Pada masa pemerintahan Sultah Mahmud Syah, Kerajaan Malaka mengalami kemunduran baik secara politik maupun ekonomi.

     Secara politik, kekuasaan kerajaan Malaka hanya tinggal mencakup wilayah utama Semenanjung Malaya. Daerah - daerah lain telah memisahkan diri dan menjadi kerajaan - kerajaan yang berdiri sendiri. Dalam kondisi yang semakin lemah, pada tahun 1511 M, armada perang bangsa portugis yang di pimpim oleh afonso d'Albuquerque akhirnya berhasil menguasai dan menaklukan kerajaan Malaka.

      Secara ekonomi Kerajaan Malaka sangat bertumpu pada sektor perdagangan dan pelayaran. Kedua sektor ini berkembang pesat karena didukung oleh letak kerajaan Malaka yang strategis, yaitu tepat di selat Malaka. Untuk mendukung aktivitas perdagangan dan pelayaran maka dibangunlah pelabuhan Malaka yanh menjadi pintu masuk kapal - kapal dagang asing menuju wilayah indonesia.

     Kerajaan Malaka merupakan kerajaan maritim yang mengandalkan pemasukan negara dari sektor kelautan
 Warga masyarakatnya yang kebanyakan bekerja  sebagai pedagang dan nelayan menyebabkan kehidupan sosial masyarakat sangat dipengaruhi oleh pola hidup maritim. Sehingga pedagang dan nelayan Kerajaan Malaka memiliki status sosial  dan ekonomi yang lebih tinggi dibanding petani. Namun demikian, strata sosial ekonomi tetap diduduki oleh kaum bangsawan.

    Dalam kehidupan sehari - hari, masyarakat kerajaan Malaka mempergunakan bahasa melayu sebagai bahasa pengantar dan bahasa pergaulan (lingua franca). Karena fungsinya yang sangat penting, bahasa melayu dengan cepat berkembang sebagai bahasa internasional dalam hubungan niaga diwilayah Asia Tenggara.

    Salah satu kisah dalam budaya masyarakat kerajaan Malaka yang sangat terkenal adalah hikayat kepahlawanan Laksamana Hang Tuah. Laksamana Hang Tuah merupakan salah seorang laksamana kerajaan Malaka yang merupakan salah seorang laksamana kerajaan Malaka yang begitu berjasa pada masa pemerintahan Sultan Mansyur Syah.

0 Response to "Sejarah Singkat Kerajaan Malaka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel